» Rilis Inflasi Agustus 2014

Selasa, 02 September 2014

Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Sampit pada bulan Agustus 2014 secara umum menunjukkan adanya penurunan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Sampit terjadi deflasi sebesar 0,06 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,6 pada bulan Juli 2014 menjadi 112,53 pada bulan Agustus 2014. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Agustus 2014) sebesar 3,57 persen, sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2014 terhadap Agustus 2013) sebesar 2,66 persen.

Deflasi di Sampit bulan Agustus terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,94 persen; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,42 persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,17 persen. Sedangkan empat kelompok lainnya mengalami kenaikan indeks harga, yaitu kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen; kelompok sandang sebesar 0,14 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,78 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 2,41 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi di Sampit selama bulan Agustus 2014 antara lain: daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, bawang merah, udang basah, kacang panjang, tongkol/ambu-ambu, angkutan udara, dan mobil. Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi antara lain: Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Dasar, tarif listrik, makanan ringan/snack, sate, beras, mie, dan kulkas/lemari es.

Di seluruh Indonesia ada 82 kota yang menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK), yaitu seluruh ibukota provinsi ditambah dengan beberapa ibukota kabupaten/kota. Dari 82 kota IHK tersebut tercatat 66 kota mengalami inflasi dan 16 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,98 persen dan terendah di Kota Banjarmasin sebesar 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Ternate sebesar 1,02 persen dan terendah di Kota Samarinda sebesar 0,01 persen. Secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,47 persen dengan tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Agustus 2014) sebesar 3,42 persen, sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2014 terhadap Agustus 2013) sebesar 3,99 persen.

Dilihat dari 9 kota IHK di Kalimantan yang menghitung inflasi pada bulan Agustus 2014 ini, inflasi tertinggi terjadi di Kota Singkawang dengan inflasi sebesar 1,43 persen dan terendah di Kota Palangkaraya yaitu sebesar -0,36 persen. Secara berurutan inflasi terjadi di Kota Singkawang 1,43 persen; Balikpapan 0,59 persen; Tarakan 0,56 persen; Banjarmasin 0,02 persen; Samarinda -0,01 persen; Pontianak -0,03 persen; Sampit -0,06 persen; Tanjung -0,12 persen; dan Kota Palangkaraya -0,36 persen.

•     Rilis Inflasi Juli 2014
•     Rilis Inflasi Juni 2014
•     Rilis Inflasi Mei 2014
•     Rilis Inflasi April 2014
•     Rilis Inflasi Maret 2014