» Rilis Inflasi Juli 2014

Selasa, 05 Agustus 2014
Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Sampit pada bulan Juli 2014 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Sampit terjadi inflasi sebesar 0,51 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,03 pada bulan Juni 2014 menjadi 112,6 pada bulan Juli 2014. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Juli 2014) sebesar 3,64 persen, sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2014 terhadap Juli 2013) sebesar 4,05 persen.

Inflasi di Sampit bulan Juli terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran, yaitu kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 3,2 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,89 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,31 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,29 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,29 persen, dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,15 persen. Sedangkan satu kelompok lainnya mengalami penurunan indeks harga yaitu kelompok sandang sebesar 0,22 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Sampit selama bulan Juli 2014 antara lain: biaya jaringan saluran TV, tongkol/ambu-ambu, angkutan udara, cabai rawit, daun singkong, ice cream, kontrak rumah dan mobil. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain: daging ayam ras, beras, jeruk, gula pasir, udang basah, pisang, rimbang/tekokak, dan ketimun.

Di seluruh Indonesia ada 82 kota yang menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK) yaitu seluruh ibukota provinsi ditambah dengan beberapa ibukota kabupaten/kota. Dari 82 Kota IHK tersebut tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bengkulu sebesar 2,92 persen dan terendah di Kota Maumere sebesar 0,13 persen.

Dilihat dari 9 kota IHK di Kalimantan yang menghitung inflasi pada bulan Juni 2014 ini, inflasi tertinggi terjadi di Kota Tarakan dengan inflasi sebesar 2,51 persen dan terendah di Kota Palangkaraya yaitu sebesar 0,22 persen. Secara berurutan inflasi terjadi di Kota Tarakan 2,51 persen; Pontianak 1,49 persen; Singkawang 1,2 persen; Banjarmasin 0,69 persen; Samarinda 0,66 persen; Balikpapan 0,62 persen; Sampit 0,51 persen; Tanjung 0,4 persen, dan Kota Palangkaraya 0,22 persen.

•     Rilis Inflasi Juni 2014
•     Rilis Inflasi Mei 2014
•     Rilis Inflasi April 2014
•     Rilis Inflasi Maret 2014
•     Rilis Inflasi Februari 2014